![Keliling Dunia dalam Delapan Puluh Hari | | | Komedi | | Frank Klass - Pada paruh kedua abad ke-19, perkembangan teknologi terus mendorong kemajuan industri. Di London, ilmuwan inventif Fogg (diperankan oleh Steve Coogan) sering melakukan eksperimen gila pada kendaraan transportasi. Meskipun dia tidak diakui oleh Royal Academy of Sciences, dia hanyalah seorang amatir, dan para pelayannya juga meninggalkannya karena eksperimen yang terlalu berbahaya. Liu Xing (Jackie Chan) dari Tiongkok merampok Bank Inggris untuk mengambil "Patung Buddha Giok", sebuah harta karun di kampung halamannya. Menghasut pengejaran tanpa akhir oleh polisi Inggris dan organisasi kriminal Tiongkok Black Scorpion, dia tidak punya pilihan selain mengubah namanya menjadi "Passepartout" dan menjadi pelayan Fogg. Untuk menggantikan presiden Akademi Ilmu Pengetahuan yang kuno, Fogg mempertaruhkan seluruh kekayaan dan masa depannya untuk melakukan perjalanan keliling dunia dalam 80 hari. Passepartout berpikir bahwa dia dapat menggunakan perjalanan ini untuk mengirim patung Buddha kembali ke kampung halamannya. Setelah berangkat, keduanya bertemu Roche (Cécile De France), seorang pelukis wanita amatir yang terobsesi dengan Impresionisme di Paris dan meminta untuk pergi bersama mereka. Mereka menaiki "Orient Express" dengan tujuan berbeda. Meski banyak rintangan di depan, termasuk Pangeran Turki (Arnold Schwarzenegger), Jenderal Kalajengking Hitam (Mok Wenwei) dan bawahannya (Daniel Wu), ketiga orang yang bermimpi tidak akan takut akan bahaya apa pun. 2004]()
★ 2.0
Pada paruh kedua abad ke-19, perkembangan teknologi terus mendorong kemajuan industri. Di London, ilmuwan inventif Fogg (diperankan oleh Steve Coogan) sering melakukan eksperimen gila pada kendaraan transportasi. Meskipun dia tidak diakui oleh Royal Academy of Sciences, dia hanyalah seorang amatir, dan para pelayannya juga meninggalkannya karena eksperimen yang terlalu berbahaya. Liu Xing (Jackie Chan) dari Tiongkok merampok Bank Inggris untuk mengambil "Patung Buddha Giok", sebuah harta karun di kampung halamannya. Menghasut pengejaran tanpa akhir oleh polisi Inggris dan organisasi kriminal Tiongkok Black Scorpion, dia tidak punya pilihan selain mengubah namanya menjadi "Passepartout" dan menjadi pelayan Fogg. Untuk menggantikan presiden Akademi Ilmu Pengetahuan yang kuno, Fogg mempertaruhkan seluruh kekayaan dan masa depannya untuk melakukan perjalanan keliling dunia dalam 80 hari. Passepartout berpikir bahwa dia dapat menggunakan perjalanan ini untuk mengirim patung Buddha kembali ke kampung halamannya. Setelah berangkat, keduanya bertemu Roche (Cécile De France), seorang pelukis wanita amatir yang terobsesi dengan Impresionisme di Paris dan meminta untuk pergi bersama mereka. Mereka menaiki "Orient Express" dengan tujuan berbeda. Meski banyak rintangan di depan, termasuk Pangeran Turki (Arnold Schwarzenegger), Jenderal Kalajengking Hitam (Mok Wenwei) dan bawahannya (Daniel Wu), ketiga orang yang bermimpi tidak akan takut akan bahaya apa pun.