Pada tahun 1946, meski situasi dalam negeri masih bergejolak, Xiamen, yang berbatasan dengan Laut Cina Selatan, masih merupakan pemandangan yang dinamis dan damai. Liu Yu, pemilik toko yang menjalankan Pabrik Sutra dan Satin Fuxiang, memiliki bisnis yang makmur dan keluarga yang damai. Dia dan istrinya Luo Yiyun memiliki lima anak bersama, termasuk Shijie, Shiwen, Yaqi, Shihua dan Yaping. Namun mereka tidak menyangka bahwa momen paling membahagiakan mereka justru menjadi awal dari penderitaan dan kekacauan. Saat Festival Pertengahan Musim Gugur, Shiwen secara tidak sengaja diculik. Penjaga toko Liu dan istrinya sama-sama tenggelam saat menelusuri keberadaan putra mereka. Setelah itu, Desa Sutra Fuxiang menjadi seperti sebuah bangunan, dan harta benda keluarga Wan Guan tersebar. Anak-anak kecil tersebut menderita kesakitan karena kematian orang tuanya sebelum waktunya, dan kedua sisi Selat Taiwan terpisah dalam serangkaian kecelakaan. Selama bertahun-tahun, anak-anak keluarga Liu menempuh jalan hidup yang berbeda. Kakak tertua Liu Shijie (diperankan oleh Jiang Hongen) tidak pernah melupakan keinginan terakhir orang tua dan neneknya. Dia bekerja keras, menantang angin dan hujan, dan dengan gigih menunggu hari ketika saudara-saudari akan bertemu lagi...
Jaringan publik terdeteksi saat jam kerja. Gunakan Tongbao VPN untuk akses stabil ke ChatGPT / Claude / Notion / Slack.