Setelah tahun 1932, tentara Jepang berturut-turut menduduki banyak wilayah di Shanghai. Pasar luar negeri sepanjang sepuluh mil yang tadinya makmur kini berubah menjadi kota terpencil yang diselimuti kegelapan. Didorong oleh gelombang anti-Jepang, para patriot dari semua lapisan masyarakat melakukan perlawanan dengan mempertaruhkan nyawa mereka, membunuh banyak pejabat militer Jepang satu demi satu, yang menimbulkan kewaspadaan tinggi dari pihak Jepang. Cerita ini didasarkan pada perjamuan perpisahan yang "direncanakan dengan cermat" di Dunia Baru. Para patriot dari semua lapisan masyarakat telah menyamar untuk bergabung dengan tim layanan perjamuan ulang tahun. Di antara mereka, yang bertanggung jawab menyampaikan informasi penting adalah sekelompok ahli cheongsam yang menyusup ke departemen garmen untuk menjahit kimono "Ruikaku" untuk istri Kolonel. Sun Tianbao, ahli cheongsam generasi ini, menganut karakter cheongsam, tegak, dan lebih memilih mati daripada membuat cheongsam untuk orang Jepang. Dia memiliki tiga murid, kakak laki-laki Fan Lirao, kakak perempuan kedua Kong Huixin, dan adik laki-laki Zhang Zhongting. Identitas mereka masih misteri, dan sulit membedakan yang baik dari yang buruk. Sebuah operasi "pembunuhan" yang mengelilingi Jepang, sebuah "permainan dalam permainan" yang terlahir kembali dalam kabut, siapakah "yang menyamar" sebenarnya dan siapa "pemenang" terakhir?
Jaringan publik terdeteksi saat jam kerja. Gunakan Tongbao VPN untuk akses stabil ke ChatGPT / Claude / Notion / Slack.