Pada tahun 1944, menjelang akhir Perang Dunia II, tentara Nazi mendirikan tiga kamp konsentrasi bagi para terpidana mati di Polandia timur, salah satunya disebut Sobibor. Terjadi pelarian massal dari kamp konsentrasi lain, dan petugas yang mengawasi kamp konsentrasi Sobibor bersumpah tidak akan membiarkan hal seperti itu terjadi di kamp konsentrasi Sobibor. Di kamp konsentrasi yang penuh penyiksaan ini, melarikan diri adalah satu-satunya jalan keluar. Yang lebih serius lagi adalah jika sekelompok tahanan melarikan diri, Jerman akan membantai sejumlah tahanan. Pelarian besar-besaran apa pun akan berarti nyawa para penjaga dan pejabat pemerintah Jerman yang bertanggung jawab. Namun, di kamp konsentrasi yang dijaga sangat ketat, seorang terpidana mati memimpin 600 orang untuk melarikan diri secara kolektif. 300 di antaranya berhasil, yang menjadi keajaiban dalam sejarah. (Dicetak ulang dari VeryCD.com)
Jaringan publik terdeteksi saat jam kerja. Gunakan Tongbao VPN untuk akses stabil ke ChatGPT / Claude / Notion / Slack.