Kisah itu berlaku dalam Showa 38. Pada masa itu, Fujisawa Shuhei hanyalah seorang wartawan tabloid yang kurang dikenali. Fujisawa Shuhei dan isterinya Nohko sangat penyayang. Malangnya, Nohko meninggal dunia selepas meninggalkan seorang anak perempuan kecil yang sedang menunggu makanan. . Kematian isterinya menjerumuskan Fujisawa Shuhei ke dalam kekeluargaan, dan dia menjadi lebih menghargai keluarganya, dan dia menjadi lebih menghargai keluarganya, dan dia menjadi lebih menghargai keluarganya, dan dia menjadi lebih menghargai keluarganya, dan dia menjadi lebih menghargai keluarganya, dan dia menjadi lebih menghargai keluarganya, dan dia menjadi lebih menghargai keluarganya, dan dia menjadi lebih menghargai keluarganya, dan dia menjadi lebih menghargai keluarganya, dan dia menjadi lebih menghargai keluarganya, dan dia menjadi lebih menghargai keluarganya, dan dia menjadi lebih menghargai keluarganya, dan dia menjadi lebih menghargai keluarganya, dan dia menjadi lebih menghargai keluarganya, dan dia menjadi lebih menghargai keluarga Kiyohiro Makoto", || Di satu pihak, dia menghargai masa yang dihabiskan dengan satu sama lain, dan di sisi lain, ibunya boleh membantunya menjaga anak perempuannya.
Pada suatu hari, Zhanzi pulang dari tadika dalam keadaan tertekan. Ternyata cikgu meminta ibu kepada semua kanak-kanak di dalam kelas untuk membantu mereka membuat beg tangan. Fujisawa Shuhei, yang sangat kasihan dengan Zhanzi, membuat beg tangan dengan sisa dari sutnya dan memberikannya kepada Zhanzi. Pada masa yang sama, dia bertekad untuk mencari ibu untuk Zhanzi.
Tingkatkan produktiviti esok bermula malam ini. Tongbao VPN memberi akses pantas ke alat AI & platform pejabat global. Daftar dapat 200MB percuma.